Menu

Larangan Selama Menjalankan Ibadah Umroh dan Haji

Larangan Selama Menjalankan Ibadah Umroh dan Haji

Allah SWT juga berfirman tentang berburu binatang buruan ketika ibadah umroh dan haji, maksudnya ketika sedang ihram.
“Hai orang-orang yang beriman, penuhilah akad-akad itu. Dihalalkan bagimu binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan ibadah umroh dan haji. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya”. (al-Maa’idah : 1)
Secara lengkap larangan-larangan selama bulan haram atau ibadah umroh dan haji diterangkan dalam ayat selanjutnya. Allah berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syiar-syiar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (menganggu) binatang-binatang hadyu, dan binatang-binatang qalaaid, dan jangan menganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keredhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah ibadah umroh dan haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian (mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidil Haram, mendorongmu berbuat aniaya. Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa, adn jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya”. (al-Maa’idah : 2)
umroh murah 2017

Dengan demikian maka ibadah ibadah umroh dan haji memang diperintahkan secara khusus didalam ajaran Islam. Bukan karena ibadah umroh dan haji itu sudah ada sejak zaman Nabi Ibrahim. Allah melalui Rasul-Nya telah memperbarui perintah ibadah umroh dan haji didalam Al-Qur’an maupun Hadits. Istilahnya, “SK-Nya diperbarui”. SK (Surat Keputusan) yang lama sudah tidak berlaku, berganti dengan SK yang baru.
Dengan demikian, perintah ini telah menepis tuduhan musuh-musuh islam bahwa ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw merupakan jiplakan dari ajaran agama sebelumnya yaitu Yahudi dan Nasrani. Sebab perintah ini langsung turun dari Allah kepada Nabi Muhammad. Kalau tidak ada perintah itu, meskipun ajaran ini terus menerus ada sebelumnya maka umat islam tidak akan melakukannya. Puasa pun demikian, apabila tidak ada perintah puasa didalam Al-Qur’an maupun sabda Nabi, maka umat Islam tidak diwajibkan melaksanakannya meskipun kaum terdahulu melakukannya.
Meskipun garis besarnya sama, perintah dalam ajaran Islam pun unik. Secara rinci berbeda dengan ajaran lain. Misalnya dalam puasa, puasanya orang islam berbeda dengan puasanya orang Yahudi dan Nasrani. Juga tentang menikah. Ada syariat menikah, tapi dalam islam tidak diperkenankan, misalnya mengumpulkan dua istri yang masih satu mahram. Sementara dalam ajaran Nabi Musa diperkenankan mempunyai istri dua kakak beradik. Demikian pula ibadah umroh dan haji, ada beberapa ritual atau manasik yang berbeda dengan ajaran sebelumnya. Jadi, pada dasarnya ada kesamaan, namun Islam telah memperbarui ajaran itu sehingga ada beberapa hal yang berbeda.
Ibadah Umroh dan Haji Hanya Ada di Islam

Dan saat ini, ibadah ibadah umroh dan haji di agama lain pun sudah tidak ada, sudah dihapuskan. Sebab, tidak diperkenankan lagi orang-orang non muslim untuk memasuki tanah haram sebagaimana firman Allah,
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram sesudah tahun ini. dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, jika dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana”. (at-Taubah : 28)
Ulama Hambali dan Atha berpendapat bahwa maksud Masjidil Haram di pada ayat tersebut adalah Mekah dan Tanah Haram pada umumnya. Pendapat ini selaras dengan sabda Nabi saw sebelum beliau wafat yang menyuruh kaum muslimin untuk mengeluarkan orang Yahudi dan Nasrani dari Tanah Haram. Beliau saw bersabda,
“Keluarkanlah orang-orang Yahudi dna Nasrani dari bumi tanah Arab”. (HR Abu Daud dan Abu Ubaid dan lain-lain)
Artinya, ibadah umroh dan haji adalah milik umat Islam.

 

Kita sebagai seorang muslim wajib mensyukuri bahwa Allah telah menetapkan ibadah ibadah umroh dan haji khusus bagi umat Islam dengan berbagai macam hikmah yang terkandung didalamnya. Ibadah ibadah umroh dan haji adalah sebuah anugerah dari Allah kepada umat Islam yang sangat besar manfaatnya, baik bagi individu maupun umat Islam secara keseluruhan. Siapa hati tidak tergetar menyaksikan jutaan umat manusia dengan pakaian yang sama tertuju di satu titik yaitu Ka’bah. Prosesi ibadah umroh dan haji adalah sebuah kekuatan yang dapat menggetarkan lawan.

 

Hanya saja saat ini kekuatan itu belum berwujud secara nyata dan dimanfaatkan umat.
Bahkan dalam sejarah kemerdekaan, para hujjaj (jamak dari ibadah umroh dan haji) Indonesia mempunyai peranan penting dalam membangkitkan semangat kemerdekaan. Pada saat mereka melaksanakan ibadah ibadah umroh dan haji, mereka bergaul dengan jamaah lain. Mereka semakin menyadari tentang posisi mereka sebagai rakyat yang dijajah oleh penjajah nonmuslim. Maka setelah mereka kembali ke tanah air, semangat jihad mengusir penjajah bangkit dan menggelora. Sehingga penjajah pada waktu itu berusaha mempersulit pelaksanaan ibadah ibadah umroh dan haji tersebut.
Saat ini, manfaat ibadah umroh (dapatkan info biaya umroh murah) dan haji baru bisa dirasakan oleh individu-individu muslim atau beberapa kelompok. Suatu saat nanti, Allah akan menunjukkan kekuatan umat ini melalui ibadah ibadah umroh dan haji, seperti yang pernah ditunjukkan dahulu, kekuatan tersebut mampu membangkitkan Islam, menolong Rasulullah saw menyebarkan dakwah dan menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia. Insya Allah.
Beberapa Larangan Selamam Berihrom dalam melaksanakan Ibadah Umroh dan Haji

Selama kita berihram dalam menjalankan ibadah umroh murah patuhilah larangan-larangan yang ditetapkan bagi semua jamaah yaitu:
Bagi wanita menutup wajah dan memakai sarung tangan. Bagi pria juga memakai tutup kepala.
Memotong dan mencabut rambut, memotong kuku, membersihkan kotoran dalam hidung, dan menggaruk sampai mengeluarkan darah.
Menggunakan parfum, termasuk parfum yang ada dalam sabun mandi atau cuci, sunscreen. Bermake-up juga tidak boleh.
Berkata yang tidak baik termasuk bertengkar atau berbicara porno.
Bermesraan dengan isteri/suami.
Berhubungan suami-isteri.
Menikah atau menikahkan.
Berburu, termasuk juga membantu buruan.
Membunuh binatang (kecuali sedang mengancam jiwa kita), memotong tumbuhan, dan segala hal yang mengganggu kehidupan makhluk lain.
Sedangkan yang tetap diperbolehkan adalah sebagai berikut:
Berteduh, berpayung, atau naik bus yang beratap.
Mencuci pakaian ihram atau mengganti dengan yang bersih.
Mandi atau menyiram air ke badan.
Membalut luka.
Memakai cincin atau jam tangan.

 

Untuk informasi biaya umroh murah backpacker, Anda bisa melihat di tautan tersebut. atau bisa membuka website utama : www.perjalananumroh (dot) com. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *